26 C
Banjarbaru
spot_img

Mushaffa Zakir Ajak Guru di Banjarmasin Kelola Sampah Lewat Pelatihan Praktis

Date:

Share:

Foto : Mushaffa Zakir saat memberikan pemaparan dalam pelatihan pengelolaan sampah di SMK ISFI Banjarmasin, yang dihadiri guru dari berbagai sekolah di Kota Banjarmasin.

KALSELPEDIA.COM, Banjarmasin – Untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Mushaffa Zakir, menggelar pelatihan pengelolaan sampah bagi para pendidik di Kota Banjarmasin, Rabu (7/5/2025).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Sosialisasi Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah.

Pelatihan dilaksanakan di SMK Isfi Banjarmasin, Jalan Flamboyan V No.5B, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, dan diikuti oleh guru-guru dari berbagai SMA, MA dan SMK di kota tersebut.

Mushaffa menjelaskan, pelatihan ini menekankan pada tiga langkah utama pengelolaan sampah: pencegahan, pemilahan, dan pengolahan. 

“Kami ingin membentuk budaya peduli lingkungan, dimulai dari rumah dan sekolah. Guru dan siswa harus menjadi pelopor,” ujarnya.

Foto : Para guru antusias mengikuti pelatihan praktik pembuatan eco-enzyme, salah satu teknik pengolahan sampah organik yang ramah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tak hanya menerima materi sosialisasi, tetapi juga mengikuti praktik langsung pengelolaan sampah organik dan anorganik. 

Narasumber utama, Dr. Eng. Ar. Akbar Rahman dari Universitas Lambung Mangkurat, mengenalkan lima metode sederhana pengelolaan sampah yang bisa diterapkan di lingkungan rumah atau sekolah, antara lain metode Takakura, ember tumpuk, biopori, budidaya maggot, dan pembuatan eco-enzyme.

“Eco-enzyme adalah cairan hasil fermentasi limbah organik yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga. Prosesnya memakan waktu 90 hari, dan bahan terbaik berasal dari kulit buah tinggi vitamin C,” jelas Akbar.

Sementara itu, Kepala SMK ISFI, Muhammad Noor Ipansyah, menyambut baik kegiatan ini. Ia mengakui bahwa sekolahnya telah memulai program pemilahan sampah, namun belum mengembangkan pengolahan lebih lanjut seperti eco-enzyme. 

“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kami akan menerapkannya secara menyeluruh bersama para guru dan petugas kebersihan,” tambahnya.

Dengan pelatihan ini, Mushaffa berharap sekolah-sekolah di Banjarmasin dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah, serta membantu mengatasi persoalan lingkungan, khususnya darurat sampah di kota tersebut. (Tim Liputan)

spot_img

Berlangganan Kalselpedia

━ more like this

Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Instrumen IKASANDI 2026 ke Kabupaten/Kota

KALSELPEDIA.COM, Banjarbaru - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi IKASANDI Provinsi Kalsel Tahun 2026 di Hotel Roditha, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini...

Kukuhkan Pengurus di Kalsel, IPTNI Komitmen Hidupkan Sunnah Pengobatan yang Profesional

BANJARBARU – Semangat untuk memasyarakatkan metode pengobatan sesuai Sunnah Nabi Muhammad ﷺ kini memiliki wadah resmi di Bumi Antasari. Majelis Pengurus Daerah Ikatan Praktisi...

Dampingi Gubernur, Dinas PUPR Kalsel Pastikan Bantuan Korban Banjir HSU Tepat Sasaran

KALSELPEDIA.COM, Hulu Sungai Utara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat merespons musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU)....

Urusan KTP Jangan Ditunda, Wakil Ketua DPRD Kalsel Sebut Data Rapi Permudah Akses Bantuan

KALSELPEDIA.COM, Tapin – Administrasi kependudukan (Adminduk) seringkali dianggap sekadar urusan birokrasi yang rumit. Padahal, akurasi data diri menjadi kunci utama agar bantuan pemerintah jatuh...

Pastikan Penumpang Aman, Dishub Kalsel Lakukan Ramp Check di Terminal KM 6 Banjarmasin

KALSELPEDIA.COM, Banjarmasin - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kegiatan Ramp Check terhadap kendaraan angkutan umum antar kabupaten/kota dalam provinsi di Terminal...
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini